MANUAL MUTU (QUALITY MANUAL)

MANUAL MUTU SEBUAH PERGURUAN TINGGI

A. PENGERTIAN 

Arti manual berarti buku petunjuk praktis tentang sesuatu atau tentang cara kerja suatu alat tertentu (dikutip dari KBBI, offline)

Manual SPMI-PT adalah dokumentasi tertulis berisi petunjuk praktis mengenai cara, langkah, atau prosedur tentang bagaimana SPMI-PT dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan mutunya secara berkelanjutan, oleh pihak-pihak yang bertanggungjawab untuk melaksanakannya pada semua aras dalam PT.
Dokumen tertulis Manual SPMI bermanfaat karena berfungsi, antara lain:
  1. Sebagai pemandu bagi para pejabat struktural dan/atau unit khusus SPMI-PT, maupun dosen serta karyawan non-dosen, dalam melaksanakan SPMI sesuai dengan wewenang dan tugas masing-masing untuk mewujudkan terciptanya budaya mutu. 
  2. sebagai petunjuk bagaimana kriteria, standar, tujuan, atau cita-cita PT yang ditetapkan dalam berbagai standar mutu dapat dicapai dan ditingkatkan mutunya secara berkelanjutan.
  3. sebagai bukti tertulis bahwa SPMI pada PT yang bersangkutan memang benar dapat (telah siap) dilaksanakan. 



Dapat terjadi bahwa istilah Manual SPMI atau Manual Mutu akan bersinggungan dengan Prosedur Mutu (Quality Procedure), atau bahkan dengan Kebijakan SPMI atau Kebijakan Mutu (Quality Policy) apabila Kebijakan SPMI disatukan pendokumentasiannya dengan penulisan tentang cara bagaimana kebijakan tersebut hendak dilaksanakan. 


Hal ini, misalnya, ditemukan dalam “Quality Assurance Handbook University of Oxford”, “Quality Assurance Manual University of London”, “Quality Assurance Manual Chinese University of Hong Kong”, dan beberapa PT lain

Dalam dokumen manual SPMI ini memuat antara lain:

tujuan atau maksud manual SPMI, luas lingkup manual SPMI; rincian tentang hal yang harus dikerjakan dalam implementasi SPMI oleh pemangku kepentingan internal PT.

Pihak yang bertanggungjawab mengerjakan berbagai hal dalam implementasi SPMI; Uraian tentang bagaimana dan bilamana pekerjaan itu harus dilaksanakan. Rincian formulir/borang/proforma yang harus dibuat dan digunakan dalam implementasi SPMI. Rincian sarana yang digunakan sesuai petunjuk dalam manual SPMI.

B. MANFAAT MANUAL MUTU

a. Memandu para pejabat struktural dan/atau unit SPMI, maupun dosen serta tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan SPMI sesuai dengan kewenangan masing-masing.

b. Menunjukkan cara mencapai visi perguruan tinggi yang dijabarkan dalam Standar Dikti yang harus dipenuhi dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

c. Membuktikan secara tertulis bahwa SPMI pada perguruan tingi yang bersangkutan dapat dan telah siap dilaksanakan.

C. MACAM MANUAL SPMI-PT


Semua contoh manual mutu ataupun Prosedur dalam SPMI-PT pada dasarnya berkaitan dengan pentahapan SPMI pada PT, yaitu:

1.  Tahap Penetapan Standar: tahap ketika seluruh standar dirancang, dirumuskan, hingga disahkan atau ditetapkan oleh pihak yang berwenang pada PT.

2. Tahap Pelaksanaan Standar (Pemenuhan Standar): tahap ketika isi seluruh standar mulai dilaksanakan untuk dicapai atau diwujudkan oleh semua pihak yang bertanggungjawab untuk itu.

3. Tahap Pengendalian Standar: tahap ketika pihak yang bertanggungjawab melaksanakan standar harus selalu memantau, mengkoreksi bila terjadi penyimpangan terhadap isi standar atau ketidak-sesuaian antara kondisi riil dengan isi standar, mengevaluasi, mencatat, melaporkan semua hal tentang pelaksanaan standar.

4.    Tahap Pengembangan Standar: tahap ketika isi satu, beberapa, atau seluruh standar harus dievaluasi dan ditingkatkan mutunya secara berkala dan berkelanjutan.




Buku Manuel SPMI singkatnya memuat tentang petunjuk bagaimana untuk menetapkan, melaksanakan, mengevaluasi, mengendalikan, dan meningkatkan setiap standar.






Previous
Next Post »